Belajar Partisipatif

0
Dibaca 8.814

Dosen Pembimbing:

Dra. Indrawati Theresia, M.S

Ali Yusuf, S.Ag., M.Pd

Disusun Oleh:

Asfinda yenis                 (101034057)
Istatin Nadiroh              (121034001)
Deni Setiawan                (121034002)
Gita Amanda Jesika       (121034230)

PLS UNESA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1   Latar belakang

Banyak angggapan bahwa orang dewasa sudah tidak bisa belajar lagi adalah anggapan yang salah dan tidak memiliki landasan yang kuat. Orang dewasa masih mempunyai potensi untuk belajar walaupun dalam beberapa hal tidak sekuat pada anak- anak atau para remaja.

Orang dewasa adalah individu- individu yang sudah memiliki pengalaman hidup lebih lama dan memiliki kepribadian yang relative mantap sekaligus memiliki harga diri maka oleh karena itu mereka akan tersinggung apabila dianggap rendah, tidak mampu, tidak berdaya apabila bodoh.

Sebaliknya orang dewasa akan senang, bergairah dan bersemangat apabila dihargai dan diperlakukan sebaik- baiknya. Oleh karena itu tidak selayaknya orang dewasa untuk diajari seperti anak- anak, melainkan hanya dibantu atau dibimbing agar belajar mandiri atau sendiri.

Cara yang terbaik untuk mempelajarkan mereka adalah dengan jalan melibatkan, mengikutsertakan atau memeransertakan mereka kedalam seluruh kegiatan belajar, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pada tahap penilaian. Kegiatan partisipasilah yang paling tepat untuk membelajarkan orang dewasa.

Kegiatan belajar partisipatif meletakan kegiatan belajar yang utama pada aktivitas warga belajar. Artinya bahwa dalam suasana kegiatan belajar partisipatif peran serta yang paling besar hendaknya berasal dari warga belajar bukan dari sumber belajar.

 

1.2   Rumusan Masalah

1.2.1        Apa pengertian dari kegiatan belajar partisipatif

1.2.2        Apa saja ciri- ciri dari kegiatan belajar prespektif

1.2.3        Bagaimana berbedaan dari kegiatan belajar partisipatif dengan kegiatan belajar tradisonal

1.2.4        Bagaimana asal usul dari kegiatan belajar partisipatif

1.2.5        Apa landasan kegiatan belajar partisipatif

1.2.6        Apa peranan sumber belajar dalam kegiatan belajar partisipatif

1.2.7        Apa makna dari metode belajar kelompok

1.2.8        Bagaimana perkembangan dari metode belajar kelompok

1.2.9        Bagiamana hubungan metode belajar kelompok dengan kegiatan belajar partisipatif.

1.3   Tujuan dan Manfaat

        Berdasarkan teori lapangan, warga belajar dipandang sebagai subjek yang memiliki kemampuan berpikir aktif dan kreatif, dapat berbuat untuk mengidentifikasikan masalah, menganalisa dan mencari pemecahan masalah..

        Menurut teori lapangan, maka kegiatan belajar akan efektif apabila warga belajar merasa butuh untuk belajar, menyadari akan pentingnya belajar bagi perubahan dirinya seta ikut bagian secara aktif dalam merancang apa yang dipelajari, menentukan cara-cra dalam menpelajari dan merasakan manfaat yang diperoleh dari kegiatan belajar itu.

            Berbeda dengan teori asosiasi maka pada teori lapangan ini kegiatan belajar itu dilakukan bersama-sama dengan orang lain dalam kelompok, berfikir dan berbuat bersama orang lain dalam kelompok pula.

Artikel lengkap silahkan download disini, jangan lupa berikan komentar anda.

  Cover Belajar Partisipatif (5,4 MiB, 1 hits)
Jika link Download belum terlihat Silahkan anda login/register dsini . (download harus dalam keadaan login member)

  Isi Makalah Belajar Partisipatif (426,0 KiB, 2 hits)
Jika link Download belum terlihat Silahkan anda login/register dsini . (download harus dalam keadaan login member)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here