Catatanku: Rakernas Imadiklus IV Indonesia 8-10 Maret 2014

Catatanku: Rakernas Imadiklus IV Indonesia Pagi itu hari Sabtu tanggal 8 Maret 2014, kampus Universitas Ibn Khaldun Bogor di penuhi puluhan orang dari...

Harapan Saya Setelah Masuk Jurusan PLS
SEMNAS DAN RAKERNAS 2016 PART 4 : SATU CITA DI KEPENGURUSAN PENUH ASA

Catatanku: Rakernas Imadiklus IV Indonesia Pagi itu hari S1939474_545638188882267_1623341622_nabtu tanggal 8 Maret 2014, kampus Universitas Ibn Khaldun Bogor di penuhi puluhan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Maklum saja hari itu ada kegiatan Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah IV Indonesia yang kebetulan di laksanakan di Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Suasana sangat meriah, walaupun ruangan sedikit panas karena kegiatan Seminar itu dilaksanakan di ruangan yang tidak terlalu luas. Para peserta tetap antusias untuk bertanya dan mendiskusikan apa yang ingin mereka ketahui.

Seminar Nasional yang di angkat pada kegiatan kali itu adalah mengenai ke-PLS-an, dengan tema: “Kebijakan dan Upaya dalam Meningkatkan Sumberdaya Manusia Indonesia melalui Pendidikan Anak usia Dini, Pendidikan Nonformal dan informal Menuju Era Globalisasi 2020”. Dengan pemateri dari PPPAUDNI Regional 1, yaitu Drs. Dadan Supriatna, sebagai perwakilan dari Direktur Jenderal PAUDNI yang tidak dapat hadir kala itu. Dan pemateri berikutnya dari BKKBN Pusat, yaitu bapak Drs. Burhan, M.Ed. Semua mengenai ke-PLS-an di kupas tuntas dalam seminar itu.

Kegiatan Seminar Nasional itu selesai pada siang hari pukul 13.00 WIB, dan dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Disscussion (FGD) dengan beberapa pemakalah dari beberapa Universitas di Bogor yang juga menjadi peserta pemakalah dalam kegiatan tersebut.

Siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, tepatnya pada pergantian Seminar Nasional dan Focus Group Disscussion diadakan door prize yang menambah suasana semakin meriah. Apalagi ketika beberapa teman-teman peserta laki-laki mendapat door prize sepatu khas wanita yaitu sepatu bertumit tinggi. Sebagian ada yang malah cemberut karena tidak dapat menggunakan door prize tersebut sebagiannya lagi malah jail menggunakan sepatu itu untuk bergaya seperti orang sedang menelpon. “Saat dapet door prize nya seneng, karena gak disangka – sangka, tapi pas lihat isinya ‘waaow’ banget itu, jadi bingung aja karena nggak mungkin saya pakai, kan ??” tandas Bayu Laksono dari Universitas Jember dengan senyumnya yang khas yang kala itu mendapatkan sepatu wanita juga.

Sore hari sekitar pukul 16.00 WIB rangkaian kegiatan Seminar Nasional tersebut selesai, para peserta di relokasi ke Sanggar kegiatan Belajar Kabupaten Bogor, untuk melaksanakan kegiatan berikutnya.

Kegiatan selanjutnya yaitu Malam Pentas Seni yang dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB. Setiap kampus mengajukan perwakilannya untuk menampilkan sebuah pentas yang menghibur para peserta semuanya yang ada di dalam ruangan itu. Banyak macam kegiatan yang ditampilkan, mulai dari stand up comedy, akustik, dan lain sebagainya. Kegiatan hari itu ditutup sekitar pukul 23.00 WIB dan para peserta kembali ke kamar masing – masing untuk beristirahat.

Keesokan harinya kegiatan dilanjutkan dengan interview para peserta Rakernas yang nantinya akan menjadi pengurus pusat Imadiklus IV Indonesia. Tahap tersebut selesai pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan dengan istirahat, sholat dan makan.

Setelah diskusi yang cukup panjang, akhirnya ketua Imadiklus pusat yang telah dilantik pada Kongres Imadiklus IV, mengumumkan dan, melantik pengurus Pusat yang baru atau pengurus Imadklus Pusat periode IV yang dilaksanakan sekitar pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya ada sosialisasi mengenai program Cipta Media Selular oleh saudara Panji Muhammad Noor Ramadhan yang merupakan alumni Imadiklus.

Rapat Kerja Nasional IV Indonesia dimulai pukul 20.00 WIB, setelah semua peserta ishoma dan para pengurus pusat yang baru berdiskusi antar departemen. Setelah diskusi yang cukup panjang, akhirnya didapatkan keputusan-keputusan yang merupakan hasil dari Rapat Kerja Nasional kali ini sebagai acuan seluruh kegiatan Imadiklus di semua lapisan kepengurusan, baik itu pengurus pusat, pengurus wilayah, dan pengurus harian. Semoga amanah dalam menjalankan tugas. Amin. Keep in fight !! J

Kegiatan hari berikutnya (Senin, 10 Maret 2014), yaitu Audiensi yang dilaksanakan di tiga tempat, yaitu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang dilaksanakan di Direktorat Jenderal PAUDNI dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, dan di Kementrian Pemuda dan Olahraga. Sebelum audiensi, semua peserta di ajak mengunjungi Gelora Bung Karno untuk beristirahat dan makan siang. Banyak dari peserta bermain-main dan mengabadikan kebersamaan mereka dengan berfoto di depan Gelora Bung Karno sebelum pada akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke tempat Audiensi. Audiensi itu dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai sekitar pukul 16.00 WIB.

Selesai audiensi, kami melanjutkan perjalanan ke Depok untuk melaksanakan kegiatan workshop kewirausahaan sekaligus untuk menggenapkan seluruh rangkaian kegiatan Rakernas Imadiklus IV Indonesia tahun 2014. Selama perjalanan teman-teman sibuk berdiskusi dan bercerita tentang pengalamannya melakukan audiensi. Mereka saling bertukar pikiran, dan menyusun pikiran untuk mengaplikasikan hasil audiensi yang telah dilaksanakan tersebut. Subhanallah, saya senang melihat teman-teman sangat antusias dan bersemangat. J

Antusiasme kembali diperlihatkan teman-teman ketika workshop kewirausahaan dimulai. Semuanya terlihat tertarik dengan alpukat yang ditemukan oleh bapak Yunus sebagai pemilik alpukat MIKI tersebut. Apalagi ketika bapak Yunus bercerita mengenai income yang di terima beliau per tahun, bisa puluhan kali lipat dari gajinya sebagai PNS. Lagi – lagi saya ucapkan ‘Subhanallah..’

Semakin malam teman-

teman peserta semakin bersemangat dengan diberikannya kesempatan kepada peserta untuk mencoba melakukan perkawinan vegetatif pada pohon alpukat untuk mendapatkan bibit unggul alpukat MIKI yang terkenal itu. “Sungguh Luar Biasa sulit !!!” ujar Hafid, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang kebetulan mendapatkan kesempatan untuk menstek pohon itu. Kegiatan workshop kewirausahaan ditutup pukul 22.00 WIB, karena para peserta harus kembali ke SKB dan mempersiapkan diri untuk kepulangan besok harinya.

Akhirnya selesai juga kegiatan yang penuh dengan pengalaman baru ini. Kegiatan ini ditutup oleh saudara Teguh Akbar sebagai Ketua Imadiklus IV terpilih, masa bhakti 2013-2015. Semoga semua teman-temanku ketika menjadi peserta merasa senang dan mampu mempererat tali silaturrahmi kita. Dan tentunya semoga pertemuan kita ini menambah semangat kita dan memberikan manfaat untuk Imadiklus dan Indonesia kita tercinta. Amin.

By:

Lia RF

Simak juga File-file dari Kunjungan ke KEMENPORA

COMMENTS

WORDPRESS: 0