Dirjen PAUDNI Dirangkap Fasli Jalal

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal terhitung mulai Jumat (5/8/2011), menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI). Serah terima jabatan dari Dirjen PAUDNI sebelumnya Hamid Muhammad kepada Fasli Jalal berlangsung di ruang sidang Dirjen PAUDNI, Gedung E Lantai 3 Kemdiknas, Jumat pagi.

Direktorat Jenderal PAUDNI, sebelumnya bernama Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (Ditjen PNFI), dipimpin Hamid selama tiga tahun tiga bulan, terhitung sejak 14 Mei 2008. Sejak 25 Juli 2011 yang lalu, Hamid mengemban tugas baru sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas.

Seusai penandatanganan serah terima, Fasli menyampaikan, sebagai pelaksana tugas dirinya menginginkan agar kinerja semua jajaran Ditjen PAUDNI ditingkatkan. Kerja keras direktorat yang selama ini dipimpin Hamid Muhammad harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi kualitasnya. “Kita perlu menyiapkan program yang baik, program yang benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat, direncanakan dengan baik, dengan melihat kemampuan sumber daya manusia dan kelembagaan, sehingga bisa dilakukan secara akuntabel, ujar Fasli.

Fasli menuturkan, dari sisi penganggaran sudah banyak yang dilahirkan direktorat ini. Tahun 2001, kata Fasli, anggaran untuk direktorat yang saat itu bernama Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) belum mencapai 120 miliar. Setelah adanya program wajib belajar, direktorat ini berhasil mengelola anggaran sebesar Rp 600 miliar. Dan sampai saat ini, Ditjen PAUDNI telah meningkatkan kinerjanya hingga diberi kepercayaan mengelola anggaran tiga triliun rupiah. “Dalam 10-11 tahun ini, naiknya (anggaran) sudah 14 kali lipat, kata Fasli.

Dengan kepercayaan yang besar itu, Ditjen PAUDNI harus menghasilkan outcome yang memiliki daya saing. Fasli mengingatkan bahwa ditjen ini mengemban tanggung jawab besar untuk menyiapkan anak-anak Indonesia. Jangan sampai anak-anak Indonesia ke depan tidak memiliki masa depan cerah, karena tanggung jawab yang diberikan ke Ditjen PAUDNI tidak dilaksanakan dengan baik.

Hal senada sebelumnya juga disampaikan Hamid. Selama masa kepemimpinannya, dia dan seluruh jajaran Ditjen PAUDNI sepakat melakukan semua program sesuai dengan regulasi yang ada. Dan untuk bantuan sosial yang diberikan ke masyarakat, hanya lembaga yang memenuhi syarat yang diproses.

Untuk semua kinerja tersebut, dalam kesempatan itu Hamid menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh direktur, pembantu pimpinan, dan staf Ditjen PAUDNI atas semua dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dia memimpin direktorat tersebut. Tak lupa Hamid menyampaikan permohonan maaf atas semua hal yang kurang berkenan kala masa jabatannya.

Selain serah terima jabatan Direktur Jenderal PAUDNI, juga dilakukan serah terima kepengurusan Dharma Wanita di direktorat ini, dari Ibu Hamid Muhammad ke Ibu Gusnawirta Fasli Jalal.

sumber http://berita.upi.edu/2011/08/06/fasli-jalal-rangkap-menjadi-dirjen-paudni/


Loading...

One Comment

  1. Zulfikar El Ridho, SE says:

    Selamat n sukses kpd Bapanda H. Fadli Jalal sebagai Dirjen PAUDNI, sangat pas krn beliau adalah arsitek PLS yg sekarang menjadi PAUDNI, harapan kami yg selama ini aktif di PKBM agar Dirjen PAUDNI dhi Bapanda Fadli Jalal yg telah 2 kali berkunjung ke PKBM ECONOM Medan sangat berharap penataan sistem n reformasi birokrasi di Dirjen PAUDNI sampai di PAUDNI Provinsi, Kabupaten/ Kota n Kecamatan agr satu bahasa n bersih dr persentasi, dilapangan msh samar antara PLS dgn PAUDNI, hanya mrk2 yg sering diundang ke acara acara PAUDNI tk pusat saja yg bisa konek, sdg PKBM, PAUD n Lembaga kursus khususnya TBM yg tdk pernah di undang pasti ketinggalan, apa lagi sistim kelompok yg dipraktekkan beberapa Kota/ Kabupaten di Provsu msh pilih kasih, sehingga banyak lembaga yg independen n istiqomah aktip di PKBM tersingkir krn hegemoni PKBM yg dipihaki pejabat2 PAUDNI Kota/ Kabupaten, apalagi belum terbukanya informasi program maupun pertemuan2 sehingga dilapangan msh ditemui permasalahan klasik yg seharusnya tdk ada jk informasi terbuka n transparan.
    Selamat menata ulang PLS kpd Bapanda agar program PAUDNI ini berjalan sesuai dgn yg diharapkan… harapan kami dr PKBM ECONOM jk ada kegiatan sosialisasi, pelatihan n workshop agr diundang ya Bapanda, Jazakallah, Wass

Leave a Comment