Dwi Rosita: Pendidikaan Luar Sekolah Mencangkup Semua

0
Dibaca 677

Dwi Rosita: Pendidikaan Luar Sekolah Mencangkup Semua. Pendidikan luar sekolah atau pendidikan non-formal adalah salah satu program studi yang ada di UNESA (Universitas Negeri Surabaya) yaitu di Fakultas Ilmu Pendidikan. Pendidikan non-formal atau pendidikan luar sekolah yakni pendidikan yang berperan sebagai pendidikan pelengkap dan penambah dari pendidikan formal dan informal. Mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui tentang jurusan atau prodi ini, padahal pendidikan ini sangat penting untuk dipelajari dan diterapkan dalam masyarakat kita, karena di Indonesia sendiri masih sangat banyak yang belum mengenyam bangku pendidikan formal. Oleh karena itu pendidikan non-formal ada untuk membantu pendidikan formal agar dapat membuat indonesia lebih maju.

Awalnya saya memilih program studi ini saya juga belum tahu apa itu pendidikan luar sekolah. Saya memilih program studi ini karena menurut saya dari segi peminat program studi ini tidak terlalu banyak yang memilih, sehingga saya memiliki peluang lebih besar untuk dapat diterima. Tetapi saya tidak berhenti disini, saya sempat mencari tahu lewat searching di google, bertanya kepada saudara saya sendiri yang sudah menjadi alumni di program studi pendidikan luar sekolah juga dan berkonsultasi ke guru bk/bp di sekolah. Dan saya pun mendapatkan informasi lebih luas lagi dengan bertanya apa itu pendidikan luar sekolah.

Setelah saya masuk diprogram studi ini saya banyak diajarkan mengenai pendidikan luar sekolah, apa yang dipelajari dan bagaimana prospek kerjanya. Semakin lama saya mulai tertarik mempelajarinya, karena sasaran pendidikaan luar sekolah mencangkup semua anak, wanita, remaja, orang tua, orang dewasa yang kurang beruntung agar mandiri. tujuan pendidikan memberdayakan masyarakat. Lembaga profesi lembaga pendidikan dan kursus, sanggar kegiatan belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat dan sebagainya. Dan karena itu semua saya ingin menjadi tenaga PLS yang membantu mereka mengatasi masalah. Mengangkat keterpurukan. Membantu bagi mereka dulunya buta huruf, sempit wawasannya, sedikit keterampilannya. Dengan bantuan kita mereka punya keterampilan lebih, sehingga tidak menjadi anak jalanan, pengangguran, pengemis dan pengamen.

Dengan demikian saya akan mempelajari pendidikan luar sekolah lebih baik lagi, agar nantinya dapat mamahami, mengenal, besosialisasi atau berkomunikasi lebih baik lagi dengan masyarakat luas.


Penulis:

Dwi Rosita Wulandari

PLS UNESA 2016

Tinggalkan Balasan