IMADIKLUS Memperjelas Lahan PLS Bagi Mahasiswa Baru

Imadiklus bukanlah hal yang asing bagi mahasiswa PLS khususnya. Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah adalah organisasi legal yang menaungi seluruh...

Pendaftaran Peserta Kelas Politik Cerdas Berintegritas “GRATIS “- Program Kelas Politik Cerdas Berintegritas
Kopdar Tim Medsos Imadiklus

klko

Imadiklus bukanlah hal yang asing bagi mahasiswa PLS khususnya. Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah adalah organisasi legal yang menaungi seluruh mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah diseluruh Indonesia atau bisa dikatakan sebagai organisasi tingkat nasional. Terdapat 13 Univertas Tinggi di Indonesia yang membuka jurusan PLS dan mempunyai delegasi mahasiswa Imadiklus di setiap wilayahnya. Setiap pokok wilayah dibagi atas beberapa Universitas Tinggi. Di setiap wilayah selalu memiliki delegasi atau pimpinan untuk berbagai kepentingan, seperti diadakannya RAKERNAS di suatu Universitas anggota Imadiklus.

Imadiklus bukanlah organisasi kecil, tetapi organisasi nasional yang mempersatukan serta memberikan berbagai informasi terbaru dari berbagai Universitas akan bidang ke-PLS-an itu sendiri. Berbagai kegiatan yang dirancang dan dilaksanakan oleh BPH Imadiklus bukanlah sebagai pengendor semangat mahasiswa PLS, tetapi justru malah dianggap sebagai pemberi semangat, pembakar api perjuangan pengabdian dan memberikan informasi bermanfaat bagi anggota baru ataupun anggota lama.

Pendidikan Luar Sekolah adalah satu dari berbagai jurusan atau prodi di berbagai Universitas Negeri ataupun swasta di Indonesia yang tak jarang membuat mahasiswanya merasa tersesat masuk ke dalamnya. Padahal, jika ditelaah lebih jauh lagi, PLS bukanlah pendidikan yang sulit untuk diterima ataupun dipahami pola penerapannya di masyarakat. Tetapi pemahaman yang belum sepenuhnya didapat oleh mahasiswa membuat para murid atau yang lebih tenar di dunia PLS adalah warga belajar menjadi rancu dan terasa sesat masuk ke dalamnya. Penerapan bahan ajar yang diberikan tutor atau dosen kadangkala masih menimbulkan berbagai pertanyaan yang sulit untuk diterima.

Pendidikan yang berada di luar sistem pendidikan formal, inilah jawaban yang sering kali terdengar jika seorang mahasiswa PLS ditanya akan jurusannya. Jauh berbeda jika ditanya dengan jurusan yang telah memiliki keeksisan tersediri di masyarakat seperti matematika, kimia, fisika ataupun bidang eksak lainnya. Bahkan faktanya mahasiswa dengan jurusan eksak lebih bangga dalam menjelaskan jurusannya, berbeda dengan mahasiswa PLS yang belum memahami siapa sosok PLS yang tengah mereka pelajari dan naungi untuk beberapa tahun kedepan, mereka akan cenderung menunduk dan bahkan kadangkala ada yang sampai berbohong akan jurusannya sendiri. Hal ini bisa dikarenakan pemahaman mereka yang tidak sesuai dengan keinginan atau bahkan cita-cita mereka di masa kecil. Pemahaman yang tidak sesuai inilah yang menimbulkan berbagai prasangka buruk akan ketidak jelasan jurusan PLS bagi sebagian atau bahkan sebagian besar mahasiswa yang masuk kedalamnya.

Sistem perkuliahan yang bersiat formal membuat rancu pemikiran mahasiswa PLS. Berbagai pemikiran sistem sekolah yang mengekang sudah terlihat jelas di depan mata dan bahkan mahasiswa sendiripun telah merasakan dampak dari kekangan yang dilakukan oleh pihak formal. SD, SMP hingga SMA berlangsung. Sedikit sekali ilmu yang dapat diserap para peserta didik. Hal ini dapat dikarenakan system pembelajaran atau bisa disebut metode pembelajaran yang kurang efektif dan kurang menarik yang telah dirancang oleh para tutor belajar. Mata pelajaran yang didapat para siswapun terbatas dari apa yang disampaikan dari para guru.

Disinilah PLS. Memberikan tambahan, pelengkap dan pengganti berbagai pendidikan dari formal ataupun informal. Pendidikan yang sekiranya sangatlah penting bagi kemajuann suatu bangsa. Berbagai program PLS tengah digalakkan di berbagai daerah, mulai dari daerah kota dengan padatnya penduduk yang sulit diatasi hingga desa dengan sumber daya alam yang tak terurus ataupun diproduksi dengan baik. Pemberdayaan masyarakat penggangguran yang meresahkan berbagai elemen masyarakat hingga pemenuhan kebutuhan belajar para pelajar formal dengan berbagai tuntutan nilai yang semakin merajalela adalah salah satu program PLS.

Jadi sangatlah salah, jika PLS dianggap sebagai jurusan yang tidak eksis di dunia pendidikan. Tanpa adanya PLS, mungkin sedikit sekali kemajuan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Tuntutan zaman yang semakin maju dan dirasa cukup kejam bagi beberapa orang menjadikan masyarakat harus memiliki berbagai keterampilan yang menghasilkan berbagai hasil produksi yang berdaya jual tinggi. Program pendidikan yang sekarang ini menjadi masalah yang cukup kompleks bagi sebagaian masyarakat kelas menengah kebawah. Mulai dari masalah biaya sekolah yang dirasa sangat memberatkan keluarga yang berpenghasilan minim, hingga akses jalan yang sangat tidak memungkinkan untuk menuju sebuah sekolah. Belum lagi dengan berabagai tuntutan nilai yang diajukan setiap sekolah yang cenderung mengakibatkan siswa hanya sekedar memburu nilai semata, tanpa mempertimbangkan proses yang sebenarnya sarat akan makna.

Imadiklus dengan berbagai kegiatannya, mulai memperjelas dimana lahan garapan mahasiswa PLS yang masih merasa tersesat di lahan milik orang lain. Lahan PLS sangat luas, sehingga dimanapun kita berada, masalah apapun yang ada, dengan berbagai ilmu PLS yang didapat amatlah penting untuk menghadapi berbagai kesulitan. Berbagai narasumber yang didatangkan oleh panitia Imadiklus juga dirasa sangat membantu dalam pengembangan informasi bagi para mahasiswa PLS yang merasa tersesat. Belajar juga tidak selalu harus dengan pendidikan formal, tetapi belajar juga bisa didapat dengan berbagai pengalaman seperti berorganisasi dan berkomunikasi dengan orang lain. Dimana kita nyaman dan senang, disitulah kita dapat berkembang dengan baik. Tanpa adanya suatu paksaan ataupun target-target yang dirasa cukup memberatkan.

Oleh
Luluk Ni’maturrohmah
(luluk_nimaturrohmah@yahoo.com)
PLS 2013

COMMENTS

WORDPRESS: 0