JUARA 1 SURAT CINTA UNTUK IMADIKLUS INDONESIA DARI RIDWAN PRATAMA

0
Dibaca 871

“Aku tak pandai dalam beretorika, mengucap kata menjadi sebuah makna yang dalam artinya…

Aku tak pandai dalam bersajak, menguntai kata menjadi sebuah bait puisi yang indah…

Aku tak pandai pula dalam menulis, mencurahkan isi dalam pikiran hingga menjadi sebuah karya (buku) yang menggugah dan inspirasi…

Namun, aku punya semangat belajar yang tinggi yang mungkin tidak dimiliki oleh semua orang…

Ya, setidaknya itu modal saya untuk menjadi orang yang berilmu. Pandai, bijaksana dan rendah hati”

***

Hai, perkenalkan namaku Ridwan Pratama Nur Hakiki bisa di panggil Ridwan atau bisa juga dipanggil kalau kamu perlu bantuan. Kebetulan saat ini aku masih kuliah dan masih semester IV di Kampus Universitas Negeri Malang (UM) tercinta. Pasti tahu kan? Ya, aku angkatan tahun 2014. Tulisan diatas adalah kalimat pembuka dari awal perjalanan kisah cinta kita dimulai dan beberapa kata yang akanku tulis nantinya.

Jujur awal aku mengenalmu aku tidak tahu, bahkan mendengar namamu saja saat itu masih asing ditelingaku. Apa itu IMADIKLUS? Pendidikan Luar Sekolah (PLS) saja aku masih bingung itu apa? Ku pikir belajar mengajar dialam bebas, sontak pikiran dangkalku menggerutu saat itu. Satu, dua bulan pertama biasa saja. Aku banyak mencari informasi tentangmu. Namun tidak banyak hal yang bisa kutemukan mengenai siapa dirimu. Menginjak dibulan yang keenam dan bulan-bulan selanjutnya aku mencoba memaksa diriku untuk mengenal dirimu secara langsung. Aku menjadi bagian dalam dirimu.

Ada hal baru yang kurasakan sejak aku memilih jalan untuk bersamamu. Aku tahu banyak orang yang memandang sebelah mata tentang aku dan dirimu. Orang bilang masa depan kita suram, tidak ada yang bisa dibanggakan darimu. Bahkan kamu adapun tujuannya apa dan kemana belum jelas. Kamu ada hanya untuk memecahkan kubu dalam rumahmu sendiri. Aku memahami hal ini. Namun terlepas dari itu aku banyak belajar bersamamu. Aku menemukan sebuah keluarga baru disini yang mana tidak akan kamu temukan jika kamu hanya berdiam diri di dalam rumahmu saja. Sebuah keluarga yang lebih besar yang menggabungkan beberapa ragam budaya dan ciri khas masing-masing di setiap daerahnya. Sebuah keluarga yang memiliki mimpi besar dan penuh perjuangan yang hidup di dalamnya. Sebuah keluarga yang akan menjadi ujung tombak dan kekuatan baru di garda terdepan sebagai simbol kekuatan kita nantinya. Saya sadar semua ini tidak mudah. Butuh waktu dan pengorbanan yang maksimal di dalamnya namun saya percaya bila kita melakukannya secara bersamama-sama saya rasa hal yang besar pun akan menjadi kecil. Hal yang beratpun akan menjadi ringan. Dan hal yang sulitpun akan berubah menjadi lebih mudah. Bukankah demikian teman?

Jauh dari itu ada rasa dimana kamu seperti memiliki ikatan yang kuat dengan teman-temanmu, lebih dekat dari sekedar teman dan lebih erat dari sebuah keluarga. Aku belajar tentang pentingnya sebuah kebersamaan. Sebuah persahabatan yang bermuara dalam sebuah ikatan keluarga yang erat disini. Banyak hal yang telah kita lalui bersama, di mulai dari melangkah bersama, makan bersama, bahkan sampai tidur bersama pun telah kita lakukan. Bumbunya adalah perdebatan dan permasalahan-permasalahan yang telah kita lalui bersama. Masalah-masalah tersebut yang membuat ikatan kita semakin erat. Mereka yang sering menculikku ke atas awan, mereka mendorongku dari belakang, memberiku motivasi ketika jatuh, memberiku semangat ketika di depan. Entah apa yang akan terjadi bila hidupku tidak memilikimu. Kamu adalah keluarga keduaku, kamu adalah sesuatu yang belum tentu orang lain bisa dapatkan, kamu adalah saksi masa mudaku dan kamu adalah warisan kenangan yang akan aku ceritakan kepada anak cucuku.

Tak terasa kini usiamu sudah menginjak yang ke-10 tahun. Jangan pernah letih dan mengeluh, bercerai berai keluar dalam barisan. Semoga benih cinta yang ku tanam ini akan selalu tumbuh dan bersemi dalam jiwa-jiwa muda yang nantinya akan menjadi pewaris semangat kita. Penuh dengan motivasi dan tanggung jawab yang tinggi. Melahirkan sebuah perubahan yang nyata. Nampak dan berdampak! Menjadikan semua kegiatan yang kita lakukan bersama dapat dirasakan oleh semua kalangan, baik dari diri pribadi, teman-teman, jurusan, dan masyarakat sekitar. Sehingga apa yang kita perjuangkan pada akhirnya kembali untuk kesejahterahan kita bersama. Kamu memiliki kebermanfaatan yang sangat besar bagi kita semua. Sekali lagi Selamat Ulang Tahun IMADIKLUS…. I will always love you 🙂

Salam Pekikku… A luta continua!!!

Penulis :

Nama : Ridwan Pratama N.H

Universitas Negeri Malang (UM)  Angkatan 2014

Nomer Hp :085748223258

Pin BBM :5FA94F35

Facebook : rhama.bintang@facebook.com

Motto: Berfikir dan Bertindak, Menggapai Ilmu menuju Rahmat!

Tinggalkan Balasan