KARANG TARUNA RT 07 RW I KELURAHAN KARANGAN

0
Dibaca 106.176

download unesa

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.

Observasi ini menganalisa bahwa karang taruna yang ada di Karangan ini masih aktif berjalan dan dapat mensejahterakan masyarakat setempat melalui program- program kerjanya. Kemajuan karang taruna disini dapat memotivasi kita sebagai mahasiswa untuk aktif di masyarakat.

Selain itu Karang Taruna ini juga sebagai pendidikan non formal dimana generasi muda sebagai warga belajar dapat menambah sekaligus mengembangkan kreatifitasnya yang disalurkan melalui program- program karang taruna.

Karang Taruna juga sebagai ajang bagi generasi muda untuk bisa memanfaatkan potensi- potensi yang ada secara optimal. Seperti halnya di Karang Taruna Karangan yang mempunyai banyak program kerja dimana para pemuda turut serta dalam pelaksanannya. Semua kegiatan ataupun programnya tidak bisa sepenuhnya berhasil tanpa adanya kerjasama antar pengurus dan anggotanya.

1.2  Rumusan Masalah

1.2.1        Apa pengertian Karang Taruna?

1.2.2        Apa tujuan dan fungsi dari adanya Karang Taruna?

1.2.3        Bagaimana implementasi 10 Patokan Dikmas dalam Karang Taruna di Karangan?

1.3  Tujuan dan Manfaat

1.3.1        Memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Masyarakat.

1.3.2        Mengetahui pengertian dari Karang Taruna.

1.3.3        Mengetahui  tujuan dan fungsi adanya Karang Taruna.

1.3.4        Mengetahui implementasi 10 Patokan Dikmas dalam Karang Taruna di Karangan.

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 10 Patokan Dikmas

3.1.1 Warga Belajar

Sasaran warga belajar dalam Karang Taruna RT. 07 – RW. I Karangan adalah warga masyarakat sekitar yang antara lain usia 13 tahun sampai 35 tahun, tetapi tidak menutup kumungkinan untuk menerima anggota baru untuk segala usia. Jenjang pendidikan warga belajar dikarang taruna pendidikan paling rendah adalah SMP dan yang tertinggi adalah S2.

3.1.2 Ragi Belajar (Motivasi Belajar)

Dalam kegiatan karang taruna setiap akhir pertemuan para pengurus mengadakan pemberian doorprice untuk memotivasi para anggota agar slalu ikut dalam kegiatan/pertemuan karang taruna.

3.1.3 Sumber Belajar

Sumber belajar Karang Taruna ini adalah warga dari Karang Taruna itu sendiri, terutama yang lebih berpengalaman dalam organisasi. Yakni berawal dari ide warga yang ingin membuat produk yang bernilai ekonomis dan memanfaatkan barang- barang bekas, dan mencari cara untuk mengembangkan idenya tersebut melalui internet yang kemudian diajukan kepada ketua RW untuk mendapat persetujuan, lalu di salurkan pada anggota untuk di kerjakan.

3.1.4 Paguyuban Kegiatan (Kelompok Belajar)

Dalam Karang taruna  RT.07 – RW. I Karangan terdapat beberapa kelompok belajar. Yakni sebagai berikut :

  • Kelompok olah raga
  • Kelompok teater dan musik
  • Kelompok pembuatan sabun cuci
  • Kelompok pembuatan tirai dari bahan bekas
  • Kelompok daur ulang lampu bekas

3.1.5 Pamong Belajar

       Karang taruna ini didirikan oleh warga RT. 07 – RW. I Karangan.

3.1.6 Tempat Belajar

Kegiatan Karang taruna dilakukan di lapangan RT. 07 – RW. I Karangan  yang terletak di antara rumah warga Kel. Karangan  Kec. Wonokromo – Surabaya.

3.1.7 Sarana Belajar

Sarana dalam kegiatan Karang taruna RT. 07 – RW. I Karangan yaitu Karpet, buku-buku administrasi dan bahan-bahan produk dan kesenian hasil Karang taruna. Sarana dari kesenian yakni : alat musik dan alat-alat teater. Dan untuk sarana dari produk, yakni bahan-bahan dari masing-masing produk itu sendiri. Produk sabun cuci, tirai dari bahan bekas dan bola lampu dari daur ulangnya lampu bekas.

3.1.8 Dana Belajar

Dana diperoleh dari hasil Penarikan listrik dan setiap anggota Karang taruna itu sendiri, yakni dari iuran setiap minggunya. Akan tetapi bagi anggota yang masih berusia 13 – 14 tidak di wajibkan untuk iuran.

3.1.9Program Kegiatan Belajar

Karang taruna memiliki beberapa program kegiatan, yakni sebagai berikut :

  1. Usaha Kesejahteraan Sosial
  2. Pengembangan Ekonomi Skala Kecil dan Koperasi
  3. Pengembangan Kegiatan Kerohanian dan Pembinaan Mental
  4. Pengembangan Kegiatan Olahraga dan Seni Budaya
  5. Lingkungan Hidup

3.1.10 Hasil Belajar

Karang taruna RT. 07 – RW. I Karangan telah menghasilkan beberapa kesenian  dan produk dari hasil kerja mereka. Untuk hasil kesenian yakni antara lain : seni teater dan seni musik. Yang biasanya aktif dalam mengikuti perlombaan. Dan untuk hasil produk, Karang taruna menghasilkan produk sabun cuci yang telah di pasarkan di toko-toko terdekat. Karna mayoritas anggota Karang taruna Karangan sibuk bekerja, untuk kesenian tirai dari bahan bekas dan daur ulang lampu bekas masih belum di pasarkan dan masih dalam proses pembuatan.

  [/indeed-social-locker]

Struktur Organisasi Karang Taruna RT.7 RW.1 Karangan

Periode 2011-2013

Kelurahan Sawunggaling – Kec. Wonokromo – Surabaya


BAB IV

PENUTUP

4.1 Simpulan

Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.

Karang Taruna juga sebagai ajang bagi generasi muda untuk bisa memanfaatkan potensi- potensi yang ada secara optimal. Dan semua kegiatan ataupun programnya tidak bisa sepenuhnya berhasil tanpa adanya kerjasama antar pengurus dan anggotanya.


4.2 Saran

Sebaiknya para pemuda anggota Karang Taruna memiliki rasa antusias yang tinggi terhadap organisasi tersebut. Karena keberhasilan suatu organisasi dalam masyarakat itu tergantung dari masyarakatnya sendiri terutama para generasi muda.

Dan untuk Karang Taruna di kelurahan Karangan sebaiknya lebih meningkatkan antusias dari para pemuda. Karena dari hasil observasi yang telah kami lakukan, rasa antusias yang tinggi mayoritas dari kalangan yang berstatus pegawai. Sehingga program-program yang terdapat dalam Karang Taruna tersebut kurang maksimal dan kurang adanya inovasi dikarenakan pengurus di Karang Taruna tersebut lebih memntingkan pekerjaan mereka masing-masing.  

DAFTAR PUSTAKA

  • Data-data Karang taruna RT. 07 RW. I Karangan.

 

 

Tinggalkan Balasan