KaryaLENPNF4_Rekonstruksi Moral Bangsa Menjadi Moral Cublak-Cublak Suweng Bukan Moral Pokemon Go Melalui Sekolah Dolanan

Oleh : Imama Wulandari _ PLS Universitas Negeri Semarang 2014   Abstrak Pokemon Go adalah game berbasis GPS yang berhasil mendapatkan ketenaran g...

KaryaLENPNF9_Generasi Muda Butuh Hipnoterapi Untuk Mengatasi Kenakalan Dan Degradasi Moral Remaja
KaryaLENPNF10_SOCIAL COMMUNITY BASED SOCIETY EDUCATION DALAM MEMUTUS RANTAI KEMISKINAN MENUJU KELUARGA SEJAHTERA

Oleh : Imama Wulandari _ PLS Universitas Negeri Semarang 2014

 

Abstrak

Pokemon Go adalah game berbasis GPS yang berhasil mendapatkan ketenaran gobal. Pelaku utama adalah globalisasi. Mempunyai nilai moral yang tidak sesuai dnegan moral yang seharusnya dilestarikan bangsa Indoensia. Oleh karen itu wajar apabila bangsa ini mengalami degradasi moral. Padahal bangsa ini mempunyai banyak budaya berupa permainan tradisional warisan nenek moyang yang kaya akan nilai moral pembentuk pemimpin bangsa. Sayangnya mental bangsa ini lebbih memilih instan. Perlu adanya pembentukan kembali moral bangsa ke nilai-nilai tradisional tanpa menutup diri dari dunia modern. Strategi yang digunakkan berbasis Pendidikan Nonformal, strategi tersebut dinamakan program Skolah Dolanan. Melalui Sekolah Dolanan, anak-anak modern, generasi penerus bangsa, diperkenalkan kembali pada nilai-nilai tradisional berupa bermain dolanan tradisional. Pembelajaran kreatif sangat diutamakan. Diharapkan stigma anak menjadi tertarik akan dolanan tradisional daripada Pokemon Go.

Kata Kunci : Bangsa, Modern, Moral, Nilai, Tradisional

 

 KRISIS MORAL BANGSA

Moral bangsa Indonesia sedang dalam krisis. Latar Belakang yang paling utama lagi-lagi oleh masalah universal yang sudah uzur, yaitu globalisasi. Pasalnya, bangsa ini kelimpungan memfilter apa-apa yang masuk dalam bangsa, atau apa karena bangsa ini benar-benar dibuat bingung perkara benar atau yang kurang sesuai? Korban terparah akibat dampak ini menimpa pada anak-anak dan pemuda, karena anak-anak dan pemuda merupakan generasi yang mempunyai posisi strategis sebagai sasaran gloabalisasi. Bukti kentara yaitu ketika membedakan anak-anak dan pemuda pada masa ketika pengaruh globalisasi belum begitu kuat yaitu abad milenium dengan anak-anak dan pemuda sekarang setelah milenium. Berbeda dalam pergaulan, cara bermain, ideologi, teknologi, sopan santun. Oleh sebab itu wajar ketika bangsa ini mengalami degradasi moral.

 Pergaulan, permainan, teknologi, sopan santun, dewasa ini sulit dibedakan antara yang seharusnya menjadi hak milik anak-anak ataupun hak milik orang dewasa. Sebagai contoh, pergaulan yang seharusnta hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa, dilakukan pula oleh anak-anak. Contoh kasusnya, di suatu daerah di Indonesia  terdapat siswi SD hamil diluar nikah, serta banyak kasus semacam itu yang makin tahun semakin meningkat jumlah kasusnya. Perkara tersebut mencerminkan moral yang buruk. Contoh lain, sekarang banyak permainan berbasis teknologi yang dikonsep bebas dalam artian tidak ada peraturan secara khusus mengenai usia pemain, akibatnya yang diaminkan orang dewasa pun sama. Mudah sekali menemukan contoh Kasus dalam perkara tersebut di Indonesia, yaitu fenomena pokemon go karena sedang menjadi trending topic saat ini.

lenpnf2016_imama-wulandari_unnes_rekonstruksi-moral-bangsa

dsc_0872

COMMENTS

WORDPRESS: 0