KaryaLENPNF6_Forum Anak Sebagai Wadah Kreativitas Para Remaja Generasi Z

Oleh :Rani Mucharomah dan Mitfha Anggun Darawati _ PNF Universitas Negeri Surabaya 2015 Usia remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa....

KaryaLENPNF8_PEMANFAATAN LEDAKAN EMAS MELALUI P3K (PELAJARI, PELAJARKAN, PENGABDIAN KEWIRAUSAHAAN)
KaryaLENPNF4_Rekonstruksi Moral Bangsa Menjadi Moral Cublak-Cublak Suweng Bukan Moral Pokemon Go Melalui Sekolah Dolanan

Oleh :Rani Mucharomah dan Mitfha Anggun Darawati _ PNF Universitas Negeri Surabaya 2015

Usia remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Pada masa trannsisi ini, mereka sedang mencari jati diri maupun pola hidup yag dirasa cocok bagi mereka. Pencarian jati diri tersebut mereka lakukan dengan metode coba-coba dan sering kali dipengaruhi oleh lingkungan luar, karena remaja cenderung lebih dekat dengan teman daripada keluarga.

Dalam teori generasi (Generation Theory) yang dikemukakan oleh Karl Mannheim dalam esai yang berjudul The Problem of Generations, manusia dikelompokkan menjadi beberapa generasi sesuai dengan waktu lahir. Di antaranya, baby boomers, gen X, Y, dan Z. Remaja saat ini tergolong remaja Generasi Z, yaitu golongan masyarakat yang terlahir pada tahun 1995 sampai 2010. Ciri-ciri remaja generasi Z adalah selalu berpikiran luas dan kreatif luwes dalam menggunakan teknologi, bisa mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu ( multitasking ), berkekspresi secara spontan melalui media sosial, toleran pada perbedaan kultur dan sebagian besar tertarik pada dunia seni.

Namun kenyataannya pada remaja Generasi Z ini mengalami degradasi moral. Contohnya seperti, semakin terkikisnya nilai-nilai moral remaja. Perbandingan etika remaja jaman dahulu dan sekarang sangat signifikan. Remaja jaman dulu memiliki tata krama yang baik atau dalam bahasa jawanya disebut unggah ungguh. Sedangkan bisa dilihat pada masa kini, berkata kasar seolah hal yang biasa bagi remaja. Bahkan kalimat kasar itu sering mereka gunakan untuk mengumpat orang yang lebih tua dari mereka. Penurunan moral ini disebabkan oleh pengaruh budaya barat yang penyebarannya semakin cepat karena adanya globalisasi. Hal ini cukup fatal, mengingat Indonesia masih menjunjung tinggi adat ketimuran. Dan jika budaya sopan santun itu benar-benar hilang, maka akan berpengaruh pada tingkah laku remaja yang semakin menyimpang.

lenpnf-2016_rani-mucharomah_universitas-negeri-surabaya_forum-anak-sebagai-wadah-kreatifitas-para-remaja-generasi-z-1.pdf

 

 

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0