Kisah Sukses Alumni PLS UNESA: Menghidupi PLS dan Dihidupi PLS

Dalam mencapai kesuksesan hidup ini tidaklah semudah seperti membalikan telapak tangan. Kita perlu usaha keras, tekat kuat, dan motivasi yang tinggi. Bahkan terkadang air mata, perasaan lelah, dan gelisah akrab menemani kita. Tetapi semua itu sudah dilalui oleh Pak Muhamad Molik (47), alumni Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya (PLS UNESA) yang saat ini sudah sukses dengan memiliki Yayasan Nurul Hayat.

Perjalanan menuju kesuksesan ini beliau awali dengan tekat untuk kuliah. “Saya bukan terlahir dari keluarga kaya. Bahkan Bapak saya hanya seorang tukang kebun”. Ujar beliau sambil mengenang almarhum Latiful Hadad (Bapak beliau). Meskipun Bapak Molik terlahir dari keluarga sederhana tetapi beliau memiliki semangat yang tinggi untuk terus melanjutkan pendidikannya. Keinginan inilah yang membuat beliau akhirnya mendaftarkan diri untuk melanjutkan kuliah melalui tes SIPENMARU (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru). “Saat nekat untuk mengikuti tes SIPENMARU dulu saya pernah tidur di Masjid Karang Menjangan sampai di usir takmir masjid dan dulu saya juga pernah dua hari dua malam di stasiun Gubeng karena memang saat itu saya kehabisan uang” kata beliau.

 

Hal Menarik

Singkat cerita akhirnya beliau dapat kuliah, waktu beliau memilih jurusan PLS beliau belum mengetahui apa itu PLS, yang dilihat hanya peminatnya sedikit dan akhirnya memilih PLS. “Yang penting bisa kuliah” ujar beliau.

Setelah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa jurusan PLS beliau merasa nyaman dan mencintai PLS serta tidak malu dengan jurusan PLS saat ada teman-teman yang menyepelekan PLS. Bahkan beliau selalu bersyukur karena masuk jurusan PLS. Kenapa? Karena kita sejak awal sudah di siapkan menjadi pengangguran, jadi ketika nanti lulus menjadi pengangguran, kita tidak akan stress lagi. Beda dengan lulusan misalnya Pendidikan Matematika yang sejak awal sudah di siapkan menjadi guru matematika. Iya kalau waktu lulus ada lowongan menjadi guru Matematika no problem tetapi, kalau tidak ada lowongan apa enggak stress? Jadi kita wajib bersyukur masuk di jurusan PLS. Kita mempelajari banyak hal di jurusan PLS ini dan yang terpenting adalah tingkatkan skill.”Kesuksesan seseorang setelah lulus bukan bergantung lembaganya, tetapi terletak pada individunya” tutur beliau. Ilmu-ilmu yang telah didapat Pak Molik sewaktu kuliah dulu sangat berguna saat ini. Misalnya matakuliah Analisis Kebutuhan, ini adalah mental yang bagus untuk menjadi seorang pengusaha dan selalu beliau terapkan sehingga usahanya sukses seperti saat ini. Selain itu kemampuan untuk negosiasi dalam berwirausaha juga beliau dapatkan sewaktu kuliah di jurusan PLS dulu.

Sewaktu menjadi mahasiswa beliau tidak hanya sibuk dengan kuliah tetapi juga mencari nafkah untuk hidup, karena memang dari orang tua tidak memberikan uang saku. Beliau bekerja menjadi sales elektronik. Bontangbanting kesana kemari menawarkan barang yang beliau jual. Meski sudah disibukkan dengan urusan kuliah dan bekerja beliau juga aktif di organisasi terbukti dulu beliau pernah menjabat sebagai ketua HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan).

Biodata Penulis:

Nama                           : RINAWATI RAFI’AH
Alamat                         : Sumberrejo, Bojonegoro
Asal Universitas        : UNESA (Universitas Negeri Surabaya)
Tahun Masuk             : 2013
No. HP                        : 085 706 136 295
Email                           : rinawatirafiah41@gmail.com

 

Artikel lengkap silahkan download dibawah ini, tinggalkan jejak komentar anda tentang kisah sukses ini. terimakasih.

  (Kisah Sukses Alumni PLS) Menghidupi PLS dan Dihidupi PLS Di download (524,7 KiB, 76 hits)

Foto Wawancara:

Kisah sukses PLS UNESA 1

You might also like More from author

Comments are closed.