Kompetensi Pendidikan Luar Sekolah

0
Dibaca 243

       Tidak banyak orang yang tau mengenai program studi ini. Banyak orang yang bertanya, apakah PLS itu? Apa saja materi yang di pelajarinya? Nanti lulusan PLS bekerja dimana? Seperti itulah kira-kira pertanyaan orang-orang yang mereka pertanyakan.

       Menurut Drs.Yayat T.Soemitra (Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat / Alumni PLS UPI), pada hari Selasa tanggal 29 Agustus 2017, bahwa pendidikan Luar Sekolah banyak diajarkan megenai pembelajaran tentang bakti sosial kepada masyarakat.  Maka, profesi ini harus dibuat fleksibel. Out of the box adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh anak PLS dan leadership adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh alumni Pendidikan Luar Sekolah. Omong kosong jika PLS mengabdikan pengabdiannya tanpa di dalamnya ada pemahaman mengenai leadership. Maka alumni PLS lebih cocok menjadi kepala daerah. Orang bebas bercita-cita, namun hati-hati akan bercita-cita. Begitulah yang beliau tuturkan.

“ Bukan karena sukses dia bicara enak, melainkan karena enak dia bisa sukses.”

       Jika menurut Dr. Elih Sudiapermana, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung / Dosen PLS UPI), kita sebagai mahasiswa PLS harus fokus terhadap isu-isu sosial dan isu-isu masyarakat. Persoalan masyarakat, persoalan sepanjang hayat merupakan persoalan yang harus di pikirkan. Lulusan PLS jangan hanya memikirkan pekerjaan mengenai kursus, bimbel, dan sebagainya. Karena hal itu terlalu mikro. Pendidikan itu harus memenuhi pemecahan sosial. Orang berilmu itu harus bisa berkifrah dan membaca zaman. Bahkan PLS harus memikirkan bagaimana caranya agar masyarakat tidak terkena berita hoax. Maka out of the box adalah tantangan tersendiri. Begitulah yang beliau tuturkan.

“Orang yang membelajarkan orang lain sejatinya adalah orang yang juga belajar sendiri. Jadilah PLS yang berhasil.”

 

Dikirim Oleh :

Hanani Kusmawanti – PLS UPI 2017

Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum – Departemen Pendidikan Luar Sekolah Universitas Pendidikan Indonesia

 

Tinggalkan Balasan