MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH MENGADAKAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT TINGKAT NASIONAL

0
Dibaca 2.606

333MPPM nasionalahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah mengadakan Pengabdian pada masyarakat  tingkat Nasional, kegiatan P2M ini akan dilaksanakan selama delapan hari yaitu pada tangga 11-18 Agustus 2014 di Desa Sindang Mekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Pengabdian Pada Masyarakat Di Desa Sindang Mekar

Kegiatan P2M kali ini diikuti oleh 170 orang peserta dan panitia, yang terdiri dari mahasiswa pendidikan luar sekolah angkatan tahun 2012 dan tahun 2013 serta delegasi mahasiswa jurusan pendidikan luar sekolah dari berbagai universitas se-Indonesia yang tergabung dalam organisasi IMADIKLUS (Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Indonesia).

Pengabdian pada masyarakat selain merupakan upaya untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi juga merupakan suatu kewajiban bagi mahasiswa tingkat satu dan tingkat dua jurusan pendidikan luar sekolah sebagai pra-syarat untuk mengontrak suatu mata kuliah. “Mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak dua kali yaitu ditingkat satu dan tingkat dua. Di tingkat satu mahasiswa diwajibkan untuk menjadi peserta sedangkan untuk tingkat dua diwajibkan untuk menjadi panitia”, ujar dosen kemahasiswaan jurusan PLS, Dr. Viena Rusmiyati Hasanah, M.Pd.

Anindya Nurfitria Dewi sebagai Ketua BPH Imadiklus UPI mengatakan “melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi ajang bertukar pengetahuan juga dapat menjalin silaturahmi dengan mahasiswa PLS dari universitas lain.”

Ketua pelaksana kegiatan ini, Rizal Syamsul Falah mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan acara rutin yang dilaksanakan setahun sekali, diharapkan dengan adanya kegiatan ini mahasiswa pendidikan luar sekolah mampu mengenal lebih jauh mengenai kondisi yang ada di masyarakat, karena pada akhirnya seorang mahasiswa PLS akan menjadi praktisi dan pendidik luar sekolah yang berkecimpung dan terjun  langsung ke dalam lingkungan masyarakat. Rizal juga mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan agar mahasiswa PLS mampu menjadi pemberdaya serta menjadi motivator dan fasilitator untuk pengembangan sumber daya yang ada di masyarakat.

Sementara itu, koordinator acara dan program, Ine Yuniar Suryadi yang merupakan Sekretaris Umum di HIMA KMJ PLS juga mengatakan bahwa kegiatan P2M ini terdiri dari tiga program pokok yaitu program pemberdayaan masyarakat, program lifeskill, dan program pendidikan, ketiga program tersebut disebar kedalam tiga dusun yang berbeda.

“Dalam program pemberdayaan masyarakat, kami akan memberdayakan masyarakat untuk berkoperasi, jadi kami nanti akan mengaktifkan lagi koperasi, karena disana sudah ada koperasi namun tidak berjalan”, tutur Ine. Selanjutnya Ine menjelaskan bahwa koperasi ini penting karena bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga nantinya akan dijadikan tempat untuk memasarkan hasil olahan yang dibuat di program lifeskill, yaitu saus tomat dan manisan. “Untuk program pendidikannya, kami akan membuat Taman Belajar Masyarakat (TABELMAS) sebagai sarana untuk belajar masyarakat. Kami juga akan membagikan APE (Alat Permainan Edukatif) kepada PAUD yang ada disana, karena disana PAUD-nya masih minim fasilitas”, lanjut Ine dengan penuh harapan.

Selain mencakup tiga program pokok tersebut diatas, kegiatan P2M kali ini juga diisi dengan berbagai kegiatan tambahan, yaitu bakti sosial untuk membersihkan lingkungan, membuat gapura untuk hari kemerdekaan, mengajar di PAUD dan Madrasah serta berbagai perlombaan dan juga ada kegiatan integrasi untuk memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus yang diisi penampilan kreasi seni dari setiap dusun.

Dari persiapan yang telah dirancang jauh-jauh hari, mulai dari perancanaan, hingga pelaksanaan nantinya tentunya tidak terlepas dari sebuah usaha yang memang selalu ingin mengharapkan hasil yang maksimal serta optimal dalam usaha pengabdian pada masyarakat ini. Namun disamping itu ada suatu harapan besar dari pelaksanaan kegiatan ini agar tidak hanya dilaksanaan serta diikuti selama delapan hari saja, namun kegitan dan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan dapat dijadikan sebagai salah satu labsite jurusan PLS dan BPH Imadiklus Universitas Pendidikan Indonesia.

Oleh karena itu, dengan segala usaha dan upaya baik itu waktu, pikiran sampai finansial yang di keluarkan tidak akan menjadikan berhasil program P2M ini, namun semua itu akan berhasil jika di dukung dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak yang terkait guna menjadikan masyarakat yang madiri serta manusia yang bermanfaat.

By, Shinta
Sie Publikasi P2M 2014

 Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Anindya Nurfitria Dewi (083818339960)

download proposal kegiatan disini: P2M UPI

Tinggalkan Balasan