Manisnya Tebu tak Semanis Nasib Buruh Tani Tebu

Manisnya Tebu tak Semanis Nasib Buruh Tani Tebu Potret Pembangunan Desa Blimbing Kecamatan Kesamben Kebupaten Jombang Oleh: GUNAWAN AINUR R           ...

Akulturasi Budaya Kolaborasi Musik Jazz Dengan Musik Tradisional
PLS UNESA Ikuti Dialog Interaktif Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Manisnya Tebu tak Semanis Nasib Buruh Tani Tebu
Potret Pembangunan Desa Blimbing Kecamatan Kesamben Kebupaten Jombang

Oleh:

GUNAWAN AINUR R                                (121034007)

UMI AYU MUNAWAROH LJ                    (121034031)

SIGIT PERMADI                                          (121034202)

GITA AMANDA JESIKA                            (121034230)

PLS UNESA

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Pembangunan adalah proses yang holistik, memandang pembangunan sebagai proses dalam jangka panjang, yang menyangkut keterkaitan timbal balik antara faktor-faktor ekonomi dan non-ekonomi untuk dapat meningkatkan pendapatan perkapita nasional secara berkelanjutan. Pembangunan yang dimaksudkan merupakan proses yang panjang sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam memenuhi hajat hidup orang banyak.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa Sumber Daya Alam merupakan salah satu modal dasar Pembangunan Nasional. Sumber Daya Alam terbagi kepada dua; Yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Salah satu SDA yang dapat diperbaharui adalah sektor Pertanian. Sebagai bagian dari modal dasar dan potensi terbesar di Indonesia, sektor Pertanian memerlukan perhatian dan pengelolaan yang profesional.

Dari beberapa teori itu kalau kita melihat fakta, maka kita bisa melihat modal dasar pembangunan berupa potensi sumber daya alam belum sepenuhnya dapat di berdayakan, maka perlu adanya pemikiran yang serius dari para pemerhati pembangunan guna member pencerahan dalam pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selanjutnya sebagai Negara Agraris yang pondasi pembangunan ekonomi tertumpu pada keutuhan pertanian sebagai soko guru rakyat Indonesia, maka perlu kiranya peningkatan program perencanaan pembangunan perekonomian yang berbasis pertanian sehingga dapat menunjang kesejahteraan rakyat Indonesia secara umum dan masyarakat di Desa Watudakon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang secara khusus.

Untuk Itu perlu penelaahan yang lebih mendalam lagi menyangkut pembangunan dipedesaan supaya pembangunan yang dilaksanaakan oleh bangsa ini sesuai dengan keinginan rakyat seutuhnya dan benar-benar member kontribusi yang baik guna meningkatkan pembangunan ekonomi kerakyatan yang secara simultan mendahulukan kepentingan rakyat dan mengangkat kearifan lokal dalam pembangunan dipedasaan khususnya di Desa Watudakon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Peranan tenaga kerja yang berasal dari keluarga petani sendiri memang memegang peranan penting yang tidak hanya ditemukan di Indonesia saja. Juga di negara-negara yang sudah maju pertaniannya, isteri dan anak petani ikut aktif menyumbang pada kegiatan produksi. Kalau seorang petani mengalami kekurangan tenaga pada saat penggarapan tanah sawah maka ia dapat meminta tolong pada tetangga dan familinya dengan pengertian ia akan kembali menolongnya pada kesempatan yang lain. Dengan cara demikian tidak ada upah yang harus dibayar dan ini dapat menekan ongkos tenaga kerja. Sifat tolong menolong ini pada petani dimana saja dalam satu desa atau lebih. Kaslan Tohir (1997;92), menunjukkan bahwa di Indonesia sifat tolong menolong ini lebih banyak terdapat pada tanaman padi daripada palawija. Ini berarti bahwa tolong menolong memang benar-benar lebih banyak terdapat pada pekerjaan dimana dimungkinkan pengembalian pekerjaan yang sama pada tanaman yang sama. Petani yang menanam tembakau misalnya walaupun memerlukan lebih banyak tenaga kerja tidak dapat mengharapkan bantuan tenaga secara gratis.

 B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan analisis kami, kami menyimpulkan beberapa permasalahan yakni:

  1. Apa saja Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu?
  2. Apa saja kelebihan dan kekurangan Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu?
  3. Apa saja permasalahan yang dihadapi ?

C.    Tujuan

  1. Untuk menjelaskan Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu
  2. Untuk menjelaskan kelebihan dan kekurangan Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu
  3. Untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapi

 D.    Manfaat

  1. Untuk mengetahui Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu
  2. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan Program – program pembangunan Desa Blimbing Untuk Pertanian Tebu Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi

 

  Manisnya Tebu tak Semanis Nasib Buruh Tani Tebu (unknown, 0 hits)
Jika link Download belum terlihat Silahkan anda login/register dsini . (download harus dalam keadaan login member)

COMMENTS

WORDPRESS: 0