Membangun PAUD dengan Sistem yang Berbeda

0
Dibaca 660

Setiap manusia pasti mempunyai keinginan, angan-angan serta cita-cita. Begitu pula dengan saya. Saya dari kecil sudah mempunyai keinginan untuk menjadi seorang guru. Cita-cita tersebut saya pertahankan sampai saya lulus SMA. Akhirnya Allah SWT berkehendak lain. Allah SWT memberi jalan di jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Berat sekali menerima kenyataan ini. Karena saya tahu jurusan PLS tidak bisa menjadi guru formal. Sedangkan angan-angan saya dari awal TK sudah ingin menjasi seorang guru. Akhirnya saya sadar ini jalan yang dilikihkan Allah SWT. Mau tidak mau, siap tidak siap harus bisa menerimanya. Harus bisa menjalaninya dengan sabar dan ikhlas.

            Aku percaya ini jurusan yang terbaik. Dan akhirnya setelah saya masuk dan mengenal lebih jelas apa itu PLS, saya mempunyai beribu-ribu harapan. Salah satunya harapanku setelah lulus dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah ini adalah saya ingin mendirikan sebuah lembaga pendidikan nonformal di Desa saya, yaitu saya ingin mendirikan PAUD yang sistemnya berbeda dengan PAUD-PAUD yang sudah ada. Saya ingin mendirikan PAUD yang berangkat mulai jam 06.00 sampai jam 15.00. Kenapa harus berangkat pagi? Karena saya ingin menanamkan pendidikan bangun pagi kepada anak usia dini tersebut. Setidaknya pertumbuhan karakter anak tersebut baik, tidak kebiasaan bangun siang. Akhirnya, disaat mereka sudah besar mereka sudah terbiasa bangun pagi dan akhirnya kelak menginjak SD, SMP dan SMA tidak pernah sama sekali terlambat masuk sekolah.

            Banyak yang bilang, terus sarapannya bagaimana? Masuk jam 06.00 pagi kemudian terjadwal senam buat merenggangkan badan dan supaya rilex. Kemudian jam 07.00 diberi kesempatan untuk istirahat sarapan pagi. Kemudian jam 07.30 masuk lagi diberi waktu bermain-main kemudian diberi pencerahan dan pengajaran sedikit demi sedikit. Kemudian istirahat lagi jam 09.30. Lanjut bermain sampai jam 11.30. Walaupun saya tahu masih kecil hasratnya hanya ingin main-main saja. Tetapi sebenarnya usia segitu sudah bisa diberi tuturan – tuturan yang baik atau pengajaran – pengajaran yang dasar seperti caranya bicara , membaca , dan menulis.

            Setelah jam 11.30 diberi waktu makan siang. Kemudian jam 12.00 diwajibkan seluruh anak – anak untuk tidur siang selama 1 jam. Setelah itu disuruh bangun kemudian lanjur pengajaran mengaji layaknya seperti di TPQ (Taman Pendidikan AL-Quran). Sampai jam 15.00 sore. Anak kecil jika sejak dini sudah dikenalkan pendidikan karakter yang baik pasti besarnya akan mempunyai karakter yang baik.

            Uraian diatas hanyalah angan-angan saya atau keinginan saya setelah lulus dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah di Universitas Negeri Malang. Harapan saya bisa terkabulkan. Saya juga berkeinginan untuk membangakan kedua orangtua saya. Dan besar harapan salah satu keinginan tersebut diterima oleh seluruh warga masyarakat Desa saya. Sebetulnya banyak banget harapan saya setelah lulus dari jurusan PLS ini, tetapi yang paling ingin diwujudkan mulai dulu adalah membangun PAUD dengan sistem yang berbeda dari PAUD-PAUD lain di Desa saya. Saya juga menginginkan Desa saya maju karena saya.

——————————————————————-

nindi

Nama                         : Nindi Novitasari

Jurusan                     : Pendidikan Luar Sekolah

Angkatan                   : 2016

Universitas                : Universitas Negeri Malang

Tinggalkan Balasan