Meningkatkan Eksistensi PLS Melalui Pameran LKP dan PKBM

Beberapa waktu yang lalu pada hari Senin-Kamis tanggal 26-29 Oktober 2015 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Surabaya mengadakan acara pameran LKP d...

KaryaLENPNF6_Forum Anak Sebagai Wadah Kreativitas Para Remaja Generasi Z
MENATAP KEDEPAN PENDIDIKAN ABK

Beberapa waktu yang lalu pada hari Senin-Kamis tanggal 26-29 Oktober 2015 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Surabaya mengadakan acara pameran LKP dan PKBM Se-Jatim. Acara yang berlangsung di Surabaya Town Square ini dibagi dua sesi yaitu, pada hari Senin dan Selasa pameran LKP Se-Jatim, hari Rabu dan Kamis pameran PKBM Se-Jatim. Dispendik kota Surabaya dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya.

Pengertian PKBM menurut Wikipedia Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan. Sedangkan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, mampu usaha mandiri, atau melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.

Acara yang mengangkat tema “Melalui LKP dan PKBM Kita Tingkatkan Kompetensi Masyarakat”, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi serta pemahaman masyarakat terhadap Pendidikan Nonformal khususnya LKP dan PKBM itu sendiri. Ini juga berguna untuk mewujudkan salah satu fungsi dari PKBM yaitu memberdayakan masyarakat agar mandiri dan mampu berswadaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengahadapi tantangan hidup diperlukan adanya LKP.

Ada 28Kabupaten/Kota diantaranya yaitu Surabaya, Sampang, Bojonegoro, Trenggalek, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Blitar, Bondowoso, Kediri, Pamekasan, Malang, Pacitan, Mojokerto, Banyuwangi, Jombang, TulungAgung, Nganjuk, Tuban, Jember, Madiun, Bangkalan, Magetan, Lamongan, Ngawi, Lumajang, Gresikyang mengikutiacaraPameranLKP dan PKBM ini. Selain itu juga ada stand TBM (Taman Baca Masyarakat) yang ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Masing-masing stand memamerkan hasil produk local dari setiap PKBM dan LKP daerahnya. Terdapat banyak barang unik dan makanan khas yang membuat pengunjung tertarik untuk membelinya. Ada juga salah satu stand PKBM yang khusus menjual batu akik, ini menjadi daya tarik tersendiri ditambah penjaga stand yang ramah membuat pengunjung semakin betah untuk sekedar melihat hasil produk lokal dari PKBM tersebut.

Dalam kesempatan ini mahasiswa PNF Unesa yang sedang melaksanakan PKL(Praktik Kerja Lapangan/Magang) ikut serta membantu melancarkan kegiatan yang berlangsung. Mahasiswa yang melakukan PKL membantu sie konsumsi membagikan makanan dan snack kepada setiap penjaga stand. Selain menambah pengalaman, dengan adanya acara ini mahasiswa juga bias menambah wawasan mereka secara langsung tentang LKP dan PKBM. Kegiatan semacam inilah yang disambut positif oleh seluruh Mahasiswa PLS Unesa, terbukti mahasiswa ikut meramaikan dan tidak melewatkan kesempatan ini dalam menimba ilmu ke-PLSan.

Setiap hari dalam acara ini diisi oleh pemateri yang berbeda salah satunya pada hari Rabu 28 Oktober 2015 pematerinya dari dosen Unesa yaitu Bapak Heryanto SusiloM.Pd. Selain adanya materi yang disampaikan kepada pengunjung, untuk menghibur pengunjung mahasiswa PLS Unesa juga menampilkan bakat yang dimilikinya, misalnya yang dilakukan mahasiswa PLS angkatan 2013 Mas Nauval (sebutan akrabnya) menghibu pengunjungpameran dengan menyanyi. Nisaul, Tutus dan LisyonaMahasiswi PLS angkatan 2014 yang menampilkan tarian Rantak Kudo, dan masih banyak lagi penampilan-penampilan mahasiswa/i PLS Unesa dalam memeriahkan acara tersebut. Selain itu acara ini juga disponsori oleh Viva Cosmetic, Pada hari Rabu juga ditampilkan produk lengkap dengan model yang sangat cantikserta tips dalam memakai make up dan hijab modern tapi tetap syar’i.

Indonesia yang luasini, membutuhkan banyak orang-orang yang memiliki jiwa sosial tinggi khususnya dalam mengatasi masalah pendidikan di Indonesia. Dari sekian banyak PKBM maupun LKP yang ada, kebanyakan yang mendirikan bukan dari alumni PLS, bahkan jurusan lain yang Non-PLS tergerak hatinya untuk menggeluti bidang PLS, karena merekalah yang peduli akan pentingnya pendidikan dan tahu tentang kebutuhan masyarakat.

Dengan adany aacara pameran seperti ini sebagai bagian dari warga PLS diharapkan dapat memberikan inovasiuntukmendirikan PKBM dan LKP ataujuga dapat mengembangkan program di PKBM dan LPK yang sudahada sehingga mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat yang begitu kompleksnya melalui intervensi Pendidikan Non Formal.

UUD 1945 Pasal 28C

  1. Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.
  2. Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya.

Dalam Undang-undang tersebut sudah jelas bahwa setiap orang Indonesia mempunyai hak untuk mengembangkan diri dan memajukan diri. Semua memang harus berawal dari diri sendiri. Dalam menghadapi tantangan hidup ini banyak pikiran negatif yang terus menghantui. Ketika sudah memiliki niat yang baik pun misalnya mendirikan LKP atau PKBM masih ada saja godaan yang menghalangi. Ketika sudah sepertiitu, semuanya seolah-olah hancur tak berguna dan menja disampah. Selanjutnya apa yang harus dilakukan?

Visi yang kuat dan terstuktur, Positif Thinking, Action, Kolaborasi dengan orang yang terpercaya, dan Do’a itu sangat penting dalam mengembangkan diri. Di samping semua itu ingatlah orang-orang yang menyanyi Anda. Dan yang paling utama ada TUHAN (ALLAH SWT). Tuhan berbeda denganmanusia, ketika kita meminta sesuatu yang banyak kepada manusia kita akan semakin dijauhi sedangkan ketika kita meminta sesuatu yang banyak kepadaTuhan, Tuhan semakin menyanyangi kita.

Sedangkan bagi masyarakat dengan adanya acara ini masyarakat dapat mengetahui PKBM dan LKP yang ada di Daerah yang mengikuti acara ini. Selain itu masyarakat juga dapat belajar pengalaman baru, misalnya disalah satu stand yang menyediakan bahan dan cara untuk merangkai bunga. Di stand tersebut juga menyediakan kartu nama sehingga apabila berminat dapat melakukan pembelajaran secara lebih mendalam dengan mengikuti pembelajaran yang ditawarkan.

Oleh:
Rinawati Rafi’ah
PNF/PLS 2013
UNESA

pameran PKBM dan LKP 1

pameran PKBM dan LKP 2

COMMENTS

WORDPRESS: 0