MK Antropologi Pendidikan

0
Dibaca 6.003

 

PENDIDIKAN UNTUK PULAU BESAR DENGAN PENDUDUK SEDIKIT

(Keadaan alam dan sistem pandidikan di pulau Nias)

By: Fendik Setyawan

  1. A.   Pulau Besar dengan Penduduk Sedikit

Perwuju dan kepulauan nusantara tidak lepas dari perkambangan masyarakat yang ada didalamnya atau bisa dikatakan masyarakat pedesaan. Pada tahun 1984, orang masih membuat perkiraan bahwa antara 80% – 85% masih bermukim di masyarakat pedesaan yang diantaranya masih merupakan daerah pedalaman/terpencil/sulit. Ini berarti bahwa sekitar 15-20% penduduk bermukim di kota. Kalau pengertian kota ini dipertajam, mungkin dapat menggambarkan sebagai berikut. Pada umumnya, yang disebut kota dalam tahap perkembangannya sekarang berbentuk ibukota :

  1. Negara, dengan jumlah satu
  2. Propinsi dengn jumlah sekitar dua puluh tujuh
  3. Kabupaten/kotamadya, dengan jumlah sekitar tiga ratus
  4. Kecamatan dengan jumlah sekitar tiga ribu lima ratus buah

Dengan kata lain, jumlah kota besar dan kecil di Indonesia kira-kira berjumlah 3828 buah. Dan pulau besar dengan penduduk sedikit lebih cenderung pada masyarakat pedesaan. Walau begitu, perlu dicatat bahwa tidak semua ibukota kecamatan dalam kenyataannya pantas disebut kota kecil karena berbagai faktor masih wajar disebut desa. Desa dan karakteristiknya sebagai berikut :

  1. Masyarakat Desa

Masyarakat desa adalah masyarakat yang kehidupannya masih banyak dikuasai oleh adat istiadat lama. Adat istiadat adalah sesuatu aturan yang sudah mantap dan mencakup segala konsepsi sistem budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan sosial hidup bersama, bekerja sama dan berhubungan erat secara tahan lama, dengan sifat-sifat yang hampir seragam. Secara umum desa memiliki 3 unsur yaitu :

  1. Daerah dan letak dalam arti tanah yang meliputi luas, lokasi
  2. Penduduknya dalam arti jumlah, struktur umur, mata pencaharian
  3. Tata kehidupan dalam arti corak, pola tata pergaulan dan ikatan warga desa.
  4. Ciri-Ciri Masyarakat Desa

Adapun ciri yang menonjol pada masyarakat desa antara lain pada umumnya kehidupannya tergantung pada alam (bercocok tanam) anggotanya saling mengenal, sifat gotong royong erat penduduknya sedikit perbedaan penghayatan dalam kehidupan religi lebih kuat.

  1. a.           Lingkungan dan Orientasi Terhadap Alam

Desa berhubungan erat dengan alam, ini disebabkan oleh lokasi geografis di daerah desa petani, realitas alam ini sangat vital menunjang kehidupannya. Kepercayaan-kepercayaan dan hukum-hukum alam seperti dalam pola berfikir dan falsafah hidupnya menentuka

  1. b.               Dalam Segi Pekerjaan/Mata Pencaharian

Tinggalkan Balasan