Pengelolaan Program Pendidikan Keluarga

0
Dibaca 8.065

A. Konsep Dasar Pengelolaan Program Pendidikan Keluarga

1. Definisi Pendidikan Keluarga

Keluarga menurut Ki Hadjar  Dewantara dalam Soeratman (1997) adalah kumpulan beberapa yang karena terikat oleh satu turunan atau perkawinan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai suatu gabungan yang memiliki hak dan berkehendak bersama- sama memperteguh gabungan itu untuk kemuliaan semua anggotanya. Batasan di atas mencerminkan bahwa keluarga secara hakiki memiliki keistimewaan karena dipimpin oleh kepala keluarga, biasanya seorang Ayah atau seorang Ibu dalam keluarga tunggal (single parent) berdasarkan norma yang berlaku dalam masyarakat dimana yang bersangkutan bertempat tinggal. Dengan demikian patutlah dikatakan bahwa keluarga adalah tempat terindah, surga (dalam ajaran Islam) terindah di dunia, agen dalam proses sosial dan media komunikasi warganya.

Pengertian keluarga antara lain dikemukakan oleh Rose (Vimbriarto: 1978) bahwa keluarga adalah kelompok dimana individu- individu berhubungan dan mengenal satu sama lainnya berdasarkan kelahiran, perkawinan dan adopsi. Pengertian dari definisi tersebut mengarah pada keluarga dalam keadaan normal. Pengertian keluarga dimaksud dinamakan keluarga inti (nuclear family), dan keluarga ini berbeda dengan keluarga batih (extended family), yang anggotanya tergantung pada besar kecilnya anggota yang ditampung, misalnya, ayah, ibu, anak, nenek, kemenakan, pembantu, dan sebagainya. Kedua keluarga tersebut biasanya dipimpin oleh seorang ayah sebagai kepala keluarga dan ini berbeda dengan keluarga tunggal (single parent) yang hanya dipimpin oleh seorang ibu.

Dalam dunia pendidikan, keluarga memegang peranan yang besar dan penting. Dari 3 faktor utama Tri Pusat Pendidikan, disamping sekolah dan masyarakat. Oleh karenannya sangatlah tepat apabila dikatakan bahwa pendidikan keluarga adalah dasar atau pondasi utama dari pendidikan anak selanjutnya.

2. Keluarga Sebagai Institusi Pendidikan Pertama Dan Utama

Dalam awal siklus perkembangan kehidupan seorang individu, secara nyata keluarga merupakan lembaga pertama yang di kenalinya. Melalui keluarga inilah seorang individu mengenal dunia. Oleh karena itu keluarga seringkali dianggap sebagai lembaga pendidikan yang pertama. Jones dan Wilkins menyatakan bahwa pengalaman sosialisasi anak- anak yang pertama terjadi dalam keluarganya, oleh karena itu orang tua secara khusus merupakan agen pertama dan utama.

Isi lengkap silahkan download file di bawah ini dengan melakukan register dan login terlebih dahulu. Tinggalkan jejak komen anda.

  Makalah Konsep Pengelolaan Pendidikan Keluarga (1,0 MiB, 12 hits)
Jika link Download belum terlihat Silahkan anda login/register dsini . (download harus dalam keadaan login member)

Makalah ini disampaikan oleh:
Poppy Trisnayanti Puspitasari (PLS UM)
Twitter: @TrisnayantiP
Blog: http://semangkaaaaa.blogspot.com


Tinggalkan Balasan