Problematika PLS : PENGARUH NEGATIF MEDIA TELEVISI TERHADAP ETIKA DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA BAGI ANAK

Bahasa merupakan alat komunikasi yang efektif antar manusia. Dalam berbagai situasi, bahasa dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan pembicara ke...

Bangga, Kreatif dan Ber’asa melalui IMADIKLUS INDONESIA
Mengenal Lebih Dekat Prof Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan Reshuffle Jilid Ii

dakwah-di-televisi1Bahasa merupakan alat komunikasi yang efektif antar manusia. Dalam berbagai situasi, bahasa dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan pembicara kepada pendengar. Penggunaan Bahasa Indonesia saat ini sangat beragam, Berbagai media, mulai dari media cetak hingga media elektronik menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dalam menyampaikan pesan atau informasinya. Tak heran jika banyak masyarakat yang meniru dan mengadopsi pengunaan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. Bahasa Indonesia sendiri dalam perjalannya selalu mengalami perkembangan dari masa ke masa. Dari situlah mulai muncul bahasa-bahasa baru yang keberadaannya belum tentu sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baku.Bahasa-bahasa baru tersebut biasa disebut sebagai bahasa gaul. Masyarakat sebagai penikmat media, khususnya televisi tidak sedikit yang sering mengadopsi bahasa-bahasa yang digunakan dalam tayangan di media televisi. Akibatnya, anak-anak yang pengetahuan terhadap bahasa belum begitu banyak dengan mudahnya mengadopsi bahasa-bahasa dari televisi dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, peran orangtua sangatlah penting dalam kaitannya memberikan pendampingan ketika anak-anak melihat tayangan-tayangan yang ada di televisi. Selain pendampingan, orangtua sebagai sosok terdekat dengan anak hendanya memberikan pengajaran kepada anak tentang penggunaan bahasa inndonesia yang baik dan benar melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selengkapnya, silahkan download file berikut.

  PENGARUH NEGATIF MEDIA TELEVISI TERHADAP ETIKA DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA BAGI ANAK Di download (163,1 KiB, 122 hits)

COMMENTS

WORDPRESS: 0