SEMINAR NASIONAL dan KONGRES 6 IMADIKLUS INDONESIA

0
Dibaca 453

SEMINAR NASIONAL dan KONGRES 6 IMADIKLUS INDONESIA

23-26 Nopember 2017
UIKA Bogor

Globalilasi menjadi momok yang menguntungkan dan meresahkan bagi masyarakat dunia.Halitu dikarenakan Globalisasi membuat dunia semakin mudah namun privasi semakin bebas.Selain itu, efek yang ditimbulkan dari globalisasi adalah munculnya persatuan-persatuan negara kawasan regional seperti ASEAN.Munculnya ASEAN memberikan dampak yang positif bagi pertumbuhan bangsa Indonesia. ASEAN memudahkan bangsa Indonesia dalam melakukan kerjasama antar negara di ASEAN. Kerja sama tersebut di berbagai bidang, dari ekonomi, pertahanan, pendidikan dan sebagainya. Salah satu wujud dari kerjasama tersebut yang akhir Desember 2015 telah dibuka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Comunity (AEC).

MEA adalah perdagangan bebas atau pasar bebas yang diperuntukkan negara-negara di ASEAN.Pada MEA kali ini negera-negara di ASEAN bebas melakukan perdagangan maupun mencari pekerjaan di ASEAN. Oleh karena itumasyarakat ASEAN akansecaraketatbersaingdalammemperolehpekerjaan.Hal itulah yang membuat MEA menjadi salah satu isu hangat yang sedang melanda di Indonesia.Hal ini disebabkan masyarakat yang masih meragukan kesiapan Pemerintah Indonesia dalam menghadapi MEA ini.Masyarakat masih menilai pemerintah belum siap melaksanakan progam ASEAN ini, dilihatdaribanyaksektor, salahsatunyaadalahpendidikan.

Namunsayangnya, tingkat kesadaran akan pendidikan di Indonesia masih terbilang sangat rendah, contohnya dilihat dari mutu pendidikan tenaga kerja masih rendah, di mana hingga Febuari 2014 jumlah pekerja berpendidikan SMP atau dibawahnya tercatat sebanyak 76,4 juta orang atau sekitar 64 persen dari total 118 juta pekerja di Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa masih banyak masyarakat indonesia yang belum memiliki modal pendidikan yang cukup untuk meningkatkan kompentensi dirinya di tengah persaingan perdagangan bebas.

Dalamhal ini Pendidikan Non Formal berperan penting terhadap pendidikan yang ada di Indonesia.Pendidikan Non Formal menurut Sudjana berfungsi sebagai pelengkap (Complement), pengganti (Subsititusi) dan penambah (Suplement) daripendidikan formal.Pendidikanluarsekolahbertugas untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kebisaan yang siap menghadapi perubahan sebagai akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat yang dihasilkan oleh manusia-manusia terdidik. Serta Pendidikan luar sekolah dapat juga dikatakan sebagai proses memanusiakan manusia untuk meningkatkan kualitas berpikir, moral dan mental sehingga mampu memahami, mengungkapkan, membebaskan. dan menyesuaikan dirinya terhadap realitas yang melingkupinya.

PendidikanLuarSekolahmempunyai peranan sebagai sub sistem dalam sistem pendidikan nasional Indonesia yang harus memainkan peran ganda baik mendidik maupun mengajar. Dan untuk dapat berperan secara maksimal baik sebagai pengajaran maupun pendidikan diperlukan kesiapan sikap mental dan pengetahuan yang dalam dan luas di bidang kemasyarakatan supaya dapat mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Dan hal ini akan dapat diwujudkan apabila ditemukan cara pengelolaan yang tepat, strategis yang memadai, sumberdayapengelola yang mumpunidankelembagaan yang mapan.

Pendidikan dan pembangunan bangsa merupakan tanggungjawab dari seluruh elemen bangsa, Pemerintah, masyarakat, sekolah, dan keluarga. Mahasiswa sebagai salah satu bagian dari masyarakat juga harus turut bertanggung jawab atas permasalahan. Kekuatan intelektual yang menjadi sebuah modal bagi mahasiswa haruslah dapat dioptimalkan dengan tujuan untuk dapat bermanfaat bagi orang banyak.Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah sebagai bagian dari elemen pendidikan. Salah satu alat atau media mahasiswa pendidikan luar sekolah adalah IMADIKLUS.

Berdasarkan pemikiran inilah kami sebagai mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia yang dibentuk dalam sebuah organisasi bernama IMADIKLUS (IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SE-INDONESIA) pada khususnya berkewajiban untuk turut bertanggungjawab atas terbentuknya tatanan masyarakat yang adil terutama dalam bidang pendidikan. Berbagai Solusi untuk permasalahan pendidikan yang ada dihadapan kita haruslah disiapkan dengan secara bersama-sama. Dukungan dari pemerintah dan juga semua elemen baik pemerintah mauapun masyarakat untuk solusi yang dicetuskan juga harus dilakukan dan bersifat berkelanjutan agar bisa benar –benar terwujud untuk Indonesia yang lebih baik.

Dari latarbelakangdiatasPengurus Pusat IMADIKLUS Indonesia yang bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Ibn Khaldun, melaksanakan kegiatan“Seminar Nasional dan, Kongres Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Indonesia (IMADIKLUS)“. Sebagai mahasiswa yang tergabung dalam IMADIKLUS yang notabene berkompeten dalam bidang –bidang Pendidikan Luar Sekolah diharapkanakan memberikan kontribusi –kontribusi nyata dan berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang merata dan untuk semua lapisan masyarakat Indonesia.

 

Peserta wajib mengisi form pendaftaran online KLIK DISINI

Silahkan download Proposal dan Surat Delegasi Kongres 6 Imadiklus Indonesia di bawah ini:

  Proposal Kongres 6 Imadiklus Indonesia Di download (627,4 KiB, 55 hits)

  Surat Delegasi Kongres 6 Imadiklus Indonesia Di download (227,4 KiB, 66 hits)

Pamflet Kegiatan

 

Tinggalkan Balasan