Suara Mahasiswa Baru Pendidikan Non Formal Universitas Negeri Surabaya

0
Dibaca 1.694

imadiklus coklat

Sebuah kegiatan yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Non Formal Universitas Negeri Surabaya tepatnya pada hari Minggu memberikan peluang bagi para mahasiswa baru untuk menulis apa yang mereka ketahui tentang jurusan Pendidikan Non Formal. Kegiatan yang wajib mereka ikuti ini merupakan acara PKKMB satu semester. Pertemuan pertama kali ini bertemakan tentang penulisan. Bagaimana cara penulisan, bahasa, serta susunan kata demi kata yang benar semua dibahas dalam acara ini. Dengan membuat artikel mengenai pendidikan non formal menurut sepengetahuan mereka merupakan penerapan langsung tentang apa yang mereka dapat pada hari itu. Yang nantinya akan dipilih tiga terbaik dari yang baik untuk diberi apresiasi lebih dari jajaran panitia pelaksana. Dari ketiga yang baik dipilih satu yang dianggap paling menarik serta berdasarkan realita yang ada. Penilaian kali ini dinilai dari bagaimana cara mempresentasikan apa yang telah mereka tulis sebelumnya.

Dan kali ini mahasiswa dari kelas 2014 B yang bernama Destha Dermasistamto menjadi yang lebih baik dari ketiga yang terbaik tadi. Judul yang diangkat dalam penulisannya adalah Anak yang Lupa dengan Ibunya. Dan berikut isi artikelnya :

Indonesia merupakan suatu negara yang volume penduduknya terbilang cukup tinggi . Akan tetapi kualitas dari sumber daya manusia penduduk Indonesia bisa dibilang cukup rendah karena masih ditemui banyaknya penganguran, etos kerja yang lemah, banyaknya masyarakat yang masih buta huruf atau aksara dsb . Hal ini menunjukan bahwa sumber daya manusia yang ada di Indonesia masih sangat kurang, oleh karena itu SDM masyarakat Indonesia harus ditingkatkan agar negara Indonesia mempunyai SDM yang berkualitas tinggi, berkarakter dan menjadi negara yang maju.

Perguruan tinggi merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas SDM dengan berbagai macam jurusan yang beranekaragam . Di berbagai keanekaragaman jurusan yang ada di perguruan tinggi banyak sekali jurusan-jurusan yang mempelajari tentang ilmu-ilmu sosial, salah satunya adalah pendidikan Non Formal.

Pendidikan Non Formal merupakan illmu yang mempelajari tentang kehidupan-kehidupan sosial khususnya dikalangan masyarakat. Pendidikan Non Formal  ini sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM yang ada di Indonesia karena Pendidikan Non Formal lebih menjurus pada pengabdian masyarakat, bahkan sebagai sarana dan prasarana dari berbagai kalangan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kepribadian yang berkarakter. Misalnya, siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah ingin menambah ilmu pengetahuannya lembaga-lembaga non formal (LBB, les privat, home schooling. dll), memberlakukan program untuk masyarakat pedalaman yang masih buta akan huruf/aksara, lembaga sosial yang menyalurkan dana hibah untuk pembangunan masjid, Dsb. Begitu kentalnya hubungan antara Pendidikan Non Formal dengan masyarakat. Akan tetapi sebagian besar masyarakat tidak mengerti bahkan tidak mengenal latar belakang dari Pendidikan Non Formal itu sendiri. Sering kali masyarakat tidak menyadari mengenai ilmu, peran, dan tujuan dari Pendidikan Non Formal yang telah berperan penting dalam masyarakat untuk meningkatkan kualitas pada diri seseorang, bahkan masyarakat kebanyakan dari mereka hanya memandang pendidikan Pendidikan Non Formal merupakan salah satu ilmu pendidikan yang asing dan tidak berperan penting dalam membangun masyarakat untuk mengangkat derajat SDM yang ada di Indonesia. Faktanya Pendidikan Non Formal telah memberikan sarana dan prasarana  untuk masyarakat agar masyarakat bisa lebih meningkatkan pengetahuannya dan kualitas kepribadiannya, akan tetapi kebanyakan masyarakat tidak menyadari itu “bagaikan anak yang lupa dengan induknya”.

Dari berbagai uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa yang terjadi saat ini adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat tentang peran dari Pendidikan Non Formal yang telah berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia.

Ditulis oleh:
Ahmad Firdaus Sardiyanto (PNF UNESA)

Tinggalkan Balasan